Mulai Olahraga di Awal Puasa? Kenapa Tidak!






Tidak terasa, tinggal hitungan minggu untuk menyambut bulkan suci Ramadhan. Bulan penuh berkah yang identik dengan berpuasa bagi umat Muslim di seluruh dunia – termasuk Anda, mungkin? Namun, bagi Anda yang justru ingin memulai perjalanan mendapatkan tubuh ideal, muncul satu masalah besar: perlukah menunda program latihan hingga Ramadhan berlalu?

Apa yang berubah?
Pola makan Anda. Selama berpuasa, Anda hanya boleh makan saat sahur dan berbuka. Itu artinya, Anda hanya mengandalkan energi dari makanan saat sahur dan berbuka, serta cadangan energi yang disimpan tubuh Anda untuk saat-saat darurat, termasuk lemak.

Ya, Anda tidak salah membaca. Lemak adalah cadangan energi terakhir yang diakses tubuh Anda. Cadangan lemak baru digunakan setelah energi yang lebih mudah dicerna-simpanan glikogen-dalam tubuh habis. Dan, saat Anda berpuasa, Anda sebenarnya melatih tubuh Anda untuk mengakses simpanan lemak tersebut dan menggunakannya sebagai energi1,2. Dengan strategi yang tepat, bukan tidak mungkin Anda akan mendapat sixpack di hari yang Fitri nanti.

Berolahraga? Mengapa tidak?
Jadi, untuk menjawab kebimbangan Anda, tidak ada salahnya untuk memulai program latihan bertepatan dengan bulan puasa. Dengan berolahraga—terutama berolahraga kardio—Anda melatih tubuh Anda untuk membakar lemak lebih efektif. Tentunya itu berarti Anda bisa membakar gumpalan lemak di perut serta pinggang Anda dengan lebih efektif dibandingkan saat tidak berpuasa.

Bagaimana dengan Anda yang “kebetulan” tidak bermasalah dengan lemak berlebih? Atlet professional yang menjalankan puasa Ramadan seringkali disarankan untuk mengurangi beban latihan hingga 40%-60% tanpa mengurangi intensitas latihannya3. Bagi Anda yang sama sekali belum pernah ke gym tapi ingin memulai, Anda bisa menggunakan strategi yang sama, lho. Anggap saja sebagai ajang untuk melatih tubuh Anda melakukan gerakan yang benar. Melakukan gerakan yang salah tidak hanya menghambat pembentukan otot Anda, tapi juga meningkatkan risiko cedera4.

Ramadan bukan waktunya untuk leyeh-leyeh dengan mengkambing hitamkan puasa, juga bukan alasan untuk Anda menunda perjalanan meraih tubuh sehat dan ideal. Bakar lemak sebanyak-banyaknya ! Setuju?

source L-Men